Keunikan Budaya Desa Sukarara Yang Wajib Anda Tahu

Keunikan Budaya Desa Sukarara Yang Wajib Anda Tahu

Tahukah Anda di daerah manakah Desa Sukarara dengan wisata alam dan budaya lokal yang masih terjaga kental? Iya, benar sekali. Desa bernama Sukarara merupakan salah satu desa wisata yang terletak di pulau Lombok tepatnya Lombok Tengah. Pulau Lombok sudah tidak diragukan lagi dengan banyaknya wisata mulai dari wisata alam, wisata bahari, dan wisata budaya. Bagi Anda yang ingin berwisata ke pulau Lombok wajib tahu tentang desa tersebut. Apa saja yang ada di desa tersebut? Desa Sukarara yang memiliki luas wilayah yang tidak terlalu besar dapat dibilang  desa potensi wisata seperti wisata budaya. Mengapa demikian? Karena, desa tersebut memiliki kebudayaan tradisional yang masih terjaga dengan baik salah satunya kudaya mereka yaitu pakaian adat tenun hasil buah karya masyarakat Desa Sukarara. Di jaman sekarang,  sudah sangat jarang masyarakat menjaga kebudayaan nenek moyang mereka dengan alasan kuno dan lainnya. Padahal jika Anda tahu, kebudayaan warisan nenek moyang merupakan salah satu kekayaan yang sangat berharga sekaligus sebagai ciri khas daerah tersebut. Simak, info lengkapnya kebudayaan dan wisata alam desa yang bernaman Sukarara Lombok Tengah.

Kebudayaan Desa Sukarara Lombok

Desa Sukarara
Desa Sukarara

Desa Sukarara terkenal dengan wisata budaya penghasil tenun songket. Anda dapat berlibur bersama keluarga ke tempat wisata tenun yang berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah. Desa tersebut sangat mudah dijangkau dari Bandara Internasional Lombok dengan waktu hanya 20 menit. Selain itu, banyak akses menuju desa wisata tenun tersebut. Kerajinan tenun atau lebih dikenal dengan songket menjadi ikon desa sehingga banyak menarik minat para wisatawan untuk berbelanja kain tenun. Selain kain tenun, Desa Sukarara memiliki kebudayaan yang sangat unik dan berbeda dengan daerah lain. Adapun kebudayaan unik desa penghasil kain tenun adalah sebagai berikut.

  1. Penghasil Kain Songket Terbesar Lombok

Perlu Anda tahu bahwa desa yang tidak memiliki luas wilayah besar mampu menjadi pusat produksi songket terbesar di Lombok. Kain songket memiliki banyak jenis dan motif serta hiasan yang bermacam-macam. Bagi Anda yang ingin memiliki kain tenun khas Sukarara sangat rekomended banget membeli di pusatnya langsung dengan harga yang pasti lebih murah.

  1. Keharusan Bisa Menenun Bagi Gadis Sukarara

Salah satu cara menjaga budaya nenek moyang yaitu dengan membuat suatu peraturan kepada seluruh masyarakat yang bernuansa kearifan lokal. Hal tersebut seperti peraturan adat gadis Sukarara yang diharuskan bisa menenun. Gadis Sukarara yang belum bisa menenun tidak boleh menikah sampai ia mahir menenun. Namun, jika gadis tersebut nekat menikah ketika belum bisa menenun maka dikenai denda. Denda yang dikenakan pada gadis Sukarara berupa hasil panenan pertanian. Cukup unik bukan.

  1. Kegiatan Menenun Hanya Dilakukan oleh Kaum Wanita

Suatu kebudayaan yang khas di desa bernama Sukarara yaitu berbagai jenis kain tenun dengan keindahan motifnya hanya boleh dikerjakan oleh kaum wanita.  Sedangkan kaum pria tidak dibolehkan untuk menenun tetapi bekerja di sawah.

Daya Tarik Desa Sukarara Lombok

Keunikan yang dimiliki oleh suatu daerah menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Salah satu daerah yang memiliki banyak keunikan budayanya yaitu  Desa Sukarara. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya tentang kebudayaan yang terdapat di Sukarara menadi daya tarik para pengunjung. Adapun daya tarik desa yang terkenal dengan kain songket adalah sebagai berikut.

  1. Baju Adat Songket yang Khas

Baju adat suatu daerah menjadi kekayaan yang tidak ternilai. Begitu juga dengan kain songket Sukarara yang sudah mampu menembus pasar Internasional yang dibuat dengan cara tradisional dan pewarna alami yang indah. Bagi Anda yang ingin melihat dan memiliki baju adat songket khas Sukarara dapat berkunjung ke Lombok Tengah. Teknik pembutan yang  masih tradisional menjadi ciri khas utama songket Sukarara.

  1. Adanya Demonstrasi dan Latihan Menenun

Jika Anda berkunjung ke Sukarara dapat dilihat banyak gadis yang mendemonstrasikan keterampilan mereka dalam menenun motif yang berbeda-beda. Anda pun dapat belajar cara menenun kain songket secara tradisional di desa tersebut.

  1. Keteguhan Masyarakat dalam Menjaga Warisan Tenun

Desa yang bernama Sukarara termasuk desa yang memegang dan menjaga warisan budaya nenek moyang yang masih kental. Hal tersebut dapat Anda rasakan ketika berkunjung ke tempat Wisata Lombok tersebut pasti akan disambut dengan para perempuan dengan berpakaian tenun.