Tidak hanya wisata panta, air terjun dan juga gunung, tapi terdapat pula sebuah hutan di Lombok yang sering dijadikan tempat wisata menarik, bagi para wisatawan lokal dan mancanegara. Yaitu Sesaot Lombok yang merupakan pemandangan hutan alam yang masih asli dan sangat alami. Di dalamnya pun terdapat beberapa hewan khas pedesaan yang bisa memberikan petualangan berbeda saat mengunjungi kawasan wisata ini. tempat ini sangat cocok untuk para wisatawan yang ingin menghilangkan bosan, lelah, penat ataupun badmood karena disini akan disuguhi dengan pemandangan hijau yang sangat segar dan sejuk.

Sesaot Lombok Menyuguhkan Pemandangan Hutan yang Indah

Berbeda dengan kawasan wisata lainnya, bahwa pada kawasan yang satu ini para pengunjung akan selalu dimanjakan dengan pemandangan yang menyegarkan, hawa yang menyejukkan dan juga suasana yang sangat menenangkan hati. Wisata alam Sesaot Lombok ini merupakan sebuah hutan Lindung yang ada di Lombok yang masih sangat alami dan asri. Karena hutan ini sangat terjaga kebersihannya dan bahkan memilikki sumber mata air yang sangat jernih dan segar yaitu berasal dari Gunung Rinjani.

Jika menyentuh mata air ini maka akan terasa dingin dan sangat menyejukkan. Bahkan sumber mata air yang berupa sungai jernih ini juga memberikan pemandangan yang leih eksotis dan bisa dijadikan spot foto yang sangat indah, dengan latar pepohonan hutan yang tinggi nan hijau. Hutan ini memiliki luas mencapai kisaran 5.999 hektar yang termasuk pada hutan kawasan wisata untuk sebagian besarnya. Adapun selebihnya adalah hutan buatan dan hutan yang terbentuk secara alami.

Wisata Alam Menakjubkan di Hutan Sesaot Lombok

Tentunya tidak hanya berupa hutan atau pepohonan hijau dan sumber mata air, tapi pengunjung akan disajikan dengan berbagai wisata alam menarik lainnya. hutan Sesaot Lombok ini juga menyuguhkan wisata alam Sungai Aiq Nyet yang memang didominasi dengan bebatuan besar, yang membuat pemandangan nampak lebih indah dan alami. Sungai ini bisa dijadikan wahana bermain karena bisa berenang di dalamnya. Airnya yang sangat jernih dan sejuk ini tentu akan membuat tubuh lebih segar.

Sungai ini memang tidak pernah kering walaupun memasuki musim kemarau. Karena itupun tidak heran jika sungai ini disebut sbeagai sungai suci di Pulau Lombok, karena airnya terus mengalir dengan sangat jernih. Adapun warga yang menyatakan bahwa air ini bisa menyembuhkan penyakit kulit, karena itu tidak heran jika wisatawan senang berenang di sungai ini. Sungai dan hutan ini sangat bersih dan sejuk karena selalu dijaga oleh penduduk sekitar. Bahkan penduduk ikut mempertahankan tanah dari erosi dan longsor dengan menjaga hutannya, juga dengan melakukan penanaman pohon secara gotong royong.

Bahkan di dalam hutan ini terdapat lebih dari 40 sumber mata air yang mengalir dari beberapa sungai di kota Mataram dan bagian wilayah Lombok Barat, yaitu Sungai Sesaot, Sungai Lenek, Sungai Jangkuk, Sungai Tembiras, dan juga Sungai Selepang.

Beberapa Kawasan Area di Hutan Sesaot Lombok

Para pengunjung bisa menikmati indahnya wisata hutan ini. Hutan ini memang terbilang luas sehingga terdapat beberapa bagian. Kawasan wisata hutan Sesaot Lombok ini terbagi pada tiga kawasan hutan yaitu:

  1. Hutan primer
  2. Hutan sekunder
  3. Perkebunan mahoni dan agroforestry

Hutan sekunder ini bisa digunakan penduduk sebagai bekas tebangan oleh para perusahaan pengelola hutan sejak tahun 1976 dan saat ini sudah tak terpakai lagi. Adapun kebun mahoni dan agroforestry itu dikembangkan sendiri, oleh para penduduk yakni dari alang-alang. Pohon mahoni tersebut tumbuh berjajar dengan sangat lebar yang juga diselingi dengan pepohonan durian, yang usianya sudah mencapai ratusan tahun. Justru dengan adanya tumbuhan durian tersebut maka bisa menetralisir adanya polusi udara di skitar hutan, sehingga hutan lindung ini senantiasa berada dalam keadaan sejuk, segar dan sehat.

Berada di kawasan wisata hutan lindung ini tentu tidak akan membosankan, karena tidak hanya menyusuri hutan dan berenang di sungai saja, tapi juga pengunjung bisa melakukan perkemahan yang sangat seru, outbound, dan juga berwisata kuliner di daerah sini. Adapun fasilitas di hutan ini adalah tenda lesehan dan beberapa pedagang makanan.