Pura Lingsar di Lombok adalah salah satu destinasi wisata sejarah dan budaya di Pulau Lombok, tempat ini dikenal memiliki dua tempat suci yang dianggap keramat oleh hampir semua suku Sasak dan umat beragama Hindu. Tempat yang dikeramatkan oleh suku Sasak bernama Kemaliq, dan pura Lingsar itu sendiri ialah tempat suci beribadahnya umat beragama Hindu. Di Pura tersebut juga biasanya digunakan untuk melakukan upacara adat orang bersuku Sasak yang beragama Hindu.

Seperti yang kita tahu, negara Indonesia adalah negara yang memiliki suku, etnis, dan agama yang berbeda-beda, namun memiliki kebangsaan yang sama. Tetapi jangan heran jika anda mengunjungi tempat beribadah umat beragama Hindu ini, yang juga ternyata hidup berdampingan dengan umat beragama lain, yaitu Islam Waktu Telu. Dalam suku Sasak juga ternyata ada darah islam yang mengalir, tetapi Islam Waktu Telu.

Jika anda ingin mengetahui lebih banyak lagi mengenai pura ini, perhatikan detail dibawah ini :

Tradisi Pura Lingsar di Lombok Yang Wajib Anda Ketahui

Di Pura Lingsar yang terkenal keramat ini terdapat sanggar yang biasanya dipakai untuk perayaaan oleh umat beragama. Konon katanya sanggar ini juga diyakinkan sebagai tempat keramat bagi kepercayaan agamanya masing-masing, apapun yang dipanjatkan di sanggar ini akan memberi keberkahan, asalkan orang-orang yang berdoa tersebut bersangkutan dengan agamanya. Kemudian ritual yang biasanya dilakukan para penduduk yang mempercayainya guna mengucap rasa syukur atas mata air-mata air yang keluar tiada hentinya kepada Tuhan yang Maha Esa. Akhirnya ritual ini kerap kali di lakukan oleh suku Sasak tersebut.

Ini Dia Keunikan Pura Lingsar di Lombok

Wisata Pura Lingsar di Lombok

Wisata Pura Lingsar di Lombok

Di pura ini terdapat sebuah cerita yang sangat unik, salah satunya tentang sejarah Perang Topat atau Perang Ketupat. Konon dulu nama Kemaliq Lingsar ini muncul saat orang yang berasal dari Bali pertama kali datang, mereka memimpin sekitar delapan puluh orang untuk ke Pulau Lombok. Kemudian mereka melewati gunung, dan berhenti di daerah Punikan karena merasa kelelahan. Akhirnya mereka juga berhenti sekaligus makan dan minum. Setelah makan tersebut, terdengar suara letusan, ternyata berasal dari mata air yang tiba-tiba keluar. Lalu sumber air itu dinamakan Ai’ Mual yang bermakna, air yang mengalir. Kemudian mereka mendengar ada wahyu yang datang, dan memerintahkan untuk membangun pura di tempat tersebut, pada akhirnya, nama Ai’ Mal diganti menjadi nama Lingsar, yang bermakna wahyu yang jelas. Akhirnya, tahun 1759 dibangunlah pura yang bernama Lingsar di daerah ini, yang memerintahkan tersebut ialah Raja Ketut Singosari Karangasem.

Dua Keyakinan Yang Berbeda di Pura Lingsar Yang Harus Anda Ketahui Sejarahnya

Sebelum adanya Pura, sebenarnya terlebih dahulu ada sebuah mata air suci yang dikeramtakan oleh suku Sasak yang bermukim di Lombok. Mata air ini dipercaya keramat, karena pernah hilangnya seorang penyebar agama Islam Waktu Telu di mata air ini. Mata air ini juga dipercaya sebagai obat yang bisa menyehatkan dan menyembuhkan penyakit, Akhirnya dibangunlah Gaduh yang bermakna Pura untuk masyarakat umat beragama Hindu dan Kemaliq yang bermakna Keramat untuk umat beragama Islam Waktu Telu. Kedua tempat ini digunakan kapan saja menurut kebutuhan dan keinginan agam dari masing-masing pihak, tetapi kedua tempat ini digunkan setiap satu tahun sekali untuk melaksanan upacara Perang Ketupat.

Perang ketupat ini dilaksanakan dengan cara saling perang dan lempar dengan menggunakan Topat atau Ketupat masing-masing kemudian, acara ini dilaksanakan sebelum menanam padi dan sehabis hujan turun. Ini sebagai pembuktian bahwa rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberikan rejeki, kemudian ketopat tersebut yang berjatuhan dimaknai sebagai kembalinya ke tempat semula, atau ke Lingsar.

Demikian diatas adalah sejarah dan informasi mengenai pura Lingsar di Lombok yang memiliki banyak sekali keunikan-keunikan. Pulau Lombok tidak hanya melulu menyajikan destinasi wisata berupa pemandangan alam saja, tetapi adanya inovasi baru dari tempat wisata budaya dan bersejarah. Ayo kunjungi Pura Lingsar di Lombok sekarang juga bersama Lombok Tour Plus.

Save