Danau Segara Anak terletak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, tepatnya sangat dekat sekali dengan Gunung Rinjani. Danau ini sudah pasti memiliki pemandangan alam yang sangat indah dan hijau disekitarnya, tidak heran jika banyak sekali para wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara yang rela berlelah-lelah demi mencapai danau ini. Ada yang bilang danau ini juga terbentuk karena meletusnya gunung Rinjani. Danau  ini memiliki luas sekitar 1.100 ha dan kedalaman sekitar 230 m.

Asal usul nama danau ini karena warna air lautnya berwarna biru atau hijau, makanya kebanyakan orang menyebut danau ini sebagai danau Sagara, karena arti dari Segara adalah laut, “Segara” berasal dari bahasa jawa, dan dikarenakan warna airnya tersebut mengingatkan warna air laut, jadilah disebut danau Segara.
Danau ini ternyata letaknya berada di gunung Rinjani, jadi wisatawan yang ingin mencapai danau ini, harus berjalan sekitar 9 jam lamanya, tetapi jangan kecewa khawatir, karena anda tidak akan kecewa dengan pemandangan yang ada di danau ini. Selain keindahan, danau ini juga memiliki mitos dan upacara adat tradisi unik yang dilakukan masyarakat sekitarnya, silahkan baca keterangan dibawah ini

Aktivitas di Danau Segara Anak

Danau Segara Anak

Danau Segara Anak

Di danau Segara ini anda dapat melakukan beberapa aktivitas, diantaranya memancing. Ada banyak sekali para pendaki yang tidak keberatan membawa peralatan memancing ikan, sembari menikmati pesona alam dan keasrian sekitar danau Segara, anda bisa sambil memancing ikan. Selain memancing, anda juga bisa bermalam di tepi danau ini, membangun tenda dan camp adalah hal yang biasa dilakukan oleh para pendaki puncak gunung Rinjani. Selain itu, anda juga bisa mandi di danau ini, dan yang tidak kalah serunya, ternyata di danau ini terdapat sumber air panas yang bisa digunakan untuk mandi, dan air panas tersebut sekarang sudah dialirkan ke pipa-pipa agar masyarakat tidak perlu mandi langsung di kolam supaya tempat tersebutpun terjaga kebersihannya.

Upacara Adat di Sekitar Danau

Di sekitar Danau terdapat beberapa penduduk yang mendiami daerah danau tersebut, kebanyakan suku Sasak dan umat beragama Hindu. Penduduk sekitar memiliki upacara adat dan tradisi yang biasa dilakukan pada waktu-waktu tertentu. Seperti tradisi upacara suci Wettu Telu. Upacara suci ini dilaksanakan untuk menghormati Dewi Enjeni, yaitu dewi yang manurut masyarakat Hindu adalah penunggu gununug Rinjani. Selain upacara suci, ada juga tradisi adat bernama Mulang Pakelem. Tradisi ini digunakan untuk menurunkan atau memanggil hujan, biasanya para penduduk memeberikan sesajen berupa hewan yang disembelih atau menghanyutkan ikan-ikan tiruan yang berwarna emas. Tradisi-tradisi ini selain ditujukan untuk menghormati, dipercaya juga untuk mengucap rasa syukur karna telah dikarunia banyak nikmat meski di hutan.

Mitos Unik Danau Segara Anak

Mitos yang ada di danau ini sangat banyak umumnya, tetapi diantaranya adalah, kata orang setempat, di danau Segara tersebut ada banyak sekali emas, tetapi tidak boleh diambil masyarakat karena dijadikan sesajen.
Ada beberapa penduduk juga berkata, air panas yang berada di sekitar danau Segara memiliki khasiat, yaitu bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ada juga gua yang berada dekat dengan danau ini, yang dinamakan gua Susu karena air yang dikeluarkan dari stalaktit gua ini mirip dengan rasa susu.

Tips Mengujungi Danau Segara Anak

  • Jika anda mengunjungi danau ini sekaligus mendaki gunug, gunakanlah alas kaki, pakaian, dan tas yang nyaman.
  • Bawalah perbekalan secukupnya
  • Jangan memakai perhiasan yang rawan hilang
  • Sebaiknya mengunjungi danau ini bersama pemandu yang sudah tahu seluk beluk trek ke danau Sagara
  • Jangan lupa membawa p3k sederhana

Diatas adalah beberapa informasi, mitos, dan bahkan tips yang dapat kita ambil dan pelajari jika pergi ke danau Segara Anak. Pemandangan disekitar danau sangat indah dan asri karna sepanjang mata melihat hanya hijau. Anda tidak akan kecewa berjalan jauh hanya untuk sampai sini, karena pemandangan pengganti lelah telah terbayar semuanya.