Home  /  Blog  / Menengok Sejarah Ajaran Waktu Telu yang Berada di Gunung Pujut Lombok

Menengok Sejarah Ajaran Waktu Telu yang Berada di Gunung Pujut Lombok


Sejarah Kuno Gunung Pujut Lombok

Pada desa Sengkol, kecamatan Pujut, kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat terdapat sesuatu blog peninggalan masa-masa kuno yang berupa sebuah bangunan masjid bernama Masjid Kuno Gunung Pujut Lombok. Jika ditinjau dari segi umur dan latar sejarah keberadaan sebagaimana yang tercantum pada Undang-Undang No. 5 Season 1992, maka masjid itu tergolong sebagai benda cagar budaya. Sedangkan berdasarkan pendataan di suatu bidang pemusiuman, sejarah dengan purbakala, web online konon ini digolongkan merupakan monument mati sebab telah bukan digunakan sebagaimana fungsinya. Masjid serta alas berbentuk persegi dengan panjang bagian delapan,6 cm tersebut memperoleh 4 buah tiang penyangga utama serta 28 buah tiang pendukung yang ada dalam keliling.Pada 28 tiang pendukung itulah menempel dinding yang terbuat datang bambu. Lantainya tetap terbuat asal tanah dan atap yang terbuat dari alang-alang.

Bangunan Kuno Yang Terletak di Sebuah Bukit Yaitu Gunung Pujut Lombok

Zaman dahulu mendirikan bangunan bernilai sacral dalam bertemu gunungn merupakan suatu kebiasaan. Dalam Gunung Pujut Lombok selain terdapat masjid kuno gunung Pujut dengan terdapat sebuah bangunan yang difungsikan adalah ajang pemujaan yang disebut Pedewa. Baik masjid ataupun bangunan Pedewa, mereka digunakan tetapi seorang tempat rakyat yang serupa. Sedangkan ajaran yang mereka anut disebut sebagai ajaran Waktu Telu. Kondisi Telu adalah sebuah ajaran yang memadukan tiga buah kepercayaan sebagai animism, Hindu dengan dengan Islam.

Sejarah Sasak Penemuan Gunung Pujut Lombok

Upacara yang berhubungan juga agama Islam dilakukan dalam masjid dengan dipimpin menurut seorang Kyai yang sudah dipercaya oleh seluruh kalangan sukses. Sedangkan demi ritual pemujaan roh segala nenek moyang yang sering disebut Nyelamet Desa serta Nyaur Sesangi dilakukan dalam Pedewa. Ritual pemujaan ini dipimpin tapi seorang Pemangku. Satu Pemangku dipercaya berhasil menghubungkan orang yang masih hidup dan roh-roh nenek moyang merekapun dalam periode lampau. Seluruh lafal-lafal pemujaan dan mantera dibacakan oleh Pemangku sedangkan untuk nama roh nenek moyang diucapkan tiap umat. Selain memuja roh nenek moyang, ajaran ini serta memuja dewa-dewa pada ajaran Hindu merupakan Batara Wisnu dengan Batara Guru. Seperti halnya bangunan masjid kuno yang sama-sama ada dalam satu kawasan, bangunan Pedewa pun kini telah tidak digunakan sebagaimana fungsinya akhirnya bangunan Pedewa dengan digolongkan adalah monument mati. Saat wisata Gunung Pujut Lombok dengan kedua bangunan itu difungsikan sebagai lokasi wisata.

Kami tunggu komentar Anda

Komentar

Related Post


Tour ke Taman Wisata Pusuk Pass Lombok
Tour ke Taman Wisata Pusuk Pass Lombok

Taman Wisata Pusuk Pass Lombok terletak di Lombok Utara. Ya,…

Menjelajah Eloknya Wisata Unggulan Pulau Lombok
Menjelajah Eloknya Wisata Unggulan Pulau Lombok

Keindahan Pulau Lombok Keelokan wisata pulau Lombok saat ini sudah…

Wisata Hemat dan Menyenangkan Bersama Lombok Tour Plus
Wisata Hemat dan Menyenangkan Bersama Lombok Tour Plus

[caption id="attachment_4653" align="alignleft" width="300"] gili trawangan lombok[/caption] Akan sangat sedikit…

Wisata Sejarah Pulau Lombok Di Kota Mataram
Wisata Sejarah Pulau Lombok Di Kota Mataram

Wisata Sejarah Pulau Lombok Pulau Lombok sudah sangat terkenal baik…





Add Comment


Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>