Desa Sade merupakan desa yang terletak pada Lombok bagian tengah dengan areal kawasan mencapai 5 hektar. Desa ini merupakan 1 dari 3 desa yang dihuni oleh masyarakat asli suku Sasak di Lombok. Kekentalan adat disini merupakan daya jual wisata yang tinggi untuk Anda yang hendak tidak hanya melakukan wisata namun juga ingin memahami kearifan local seperti yang ada di Desa Sade misalnya. Banyak hal yang menjadi keunikan desa ini sehingga membuatnya dijadikan sebagai salah satu desa wisata Suku Sasak Lombok.

3 Keunikan Desa Sade Lombok

Wisata Desa Sade

Wisata Desa Sade

1. Tradisi pernikahan yang ada di Desa ini terbilang menarik. Pihak laki-laki khususnya calon suami harus menculik calon istrinya sebelum melamarnya. Untuk wanita yang merasa mencintai laki-laki tersebut. Tindakan tersebut akan menjadi hal yang romantic. Setelah diculik beberapa hari maka wanita tersebut akan di pulangkan kembali ke rumah orang tuanya untuk kemudian dilamar.

2. Arsitektur rumah warga Desa Sade masih sederhana. Dengan tiang penyangga berupa bambu, dinding berupa anyaman bambu dan juga atap yang masih terbuat dari jerami. Salah satu jenis rumah yang ada dinamakan bale. Anda tidak bisa sembarangan memasuki rumah warga apabila Anda tidak menunjukkan kesopanan yang menjadi tradisi warga sekitar. Setiap jengkal rumah yang dibuat memiliki nilai filosofi yang berharga untuk di pelajari.

3. Tradisi membersihkan rumah di Desa ini menggunakan kotoran kerbau sudah dianggap lazim disini. Dikarenakan lantai rumah warga yang menggunakan campuran tanah, getah kayu Banjar dan juga abu dari jerami. Hal tersebut dipercaya dapat menjaga ketahanan lantai rumah agar tetap kokoh.

Keunikan Desa Sade Lombok

Wisata di Desa Sade Lombok

Wisata di Desa Sade Lombok

Selain itu juga terdapat banyak kegiatan yang dapat anda lakukan di tempat ini seperti berkunjung ke rumah warga atau menikmati hidangan asli warga sekitar. Ketika pertama kali datang, biasanya anda akan disambut oleh tarian tradisional khas suku Sasak desa ini yang bernama Tarian Gendang Beleq yang merupakan tarian yang biasanya hanya dipertunjukkan didepan raja sebelum berangkat ke medan perang. Selanjutnya akan disambut dengan Tari Peresehan khas Desa Sade yang menunjukkan pertarungan 2 laki-laki menggunakan tongkat terbuat dari rotan dan perisai dari kulit sapi. Desa yang terletak pada sekitar waktu tempuh kurang lebih 1 jam dari pusat kota Mataram ini tetap menawarkan keaslian penduduk lokalnya dengan adat istiadat yang masih kental, hingga bahkan bahasa yang digunakannya.

Kegiatan sehari-hari yang biasa dilakukan warga Desa Sade biasanya adalah hasil tenunan yang khas dari kaum wanita suku Sasak Lombok ini. Banyak yang mengatakan bahwa seorang wanita dilarang menikah apabila belum bisa menenun. Maka jangan heran apabila anda akan ditawarkan berbagai tenunan songket karya penduduk local yang berkualitas tentunya. Anda bisa belajar banyak dengan berkunjung ke Desa ini. Berwisata tidak hanya berbicara tentang jalan-jalan namun juga mempelajari dimana tempat anda berpijak.

Dibayangkan seru banget kan ? Makanya Yuk wisata ke Desa Sade bersama Lombok Tour Plus.